Rabu, 28 April 2010


untuk bekal...........
10 Kesalahan Besar Dalam Perkawinan
Tak ada gading yang tak retak. Begitu kata pepatah untuk menggambarkan
ketidaksempurnaan
kita sebagai manusia yang kerap melakukan kesalahan.
Meski begitu, kesalahan tetap bisa dihindari atau diperbaiki. Termasuk
kesalahan-kesalahan yang kerap kita lakukan dalam perkawinan.
Nah, berikut ini sejumlah kesalahan yang paling sering dilakukan pasangan
dalam sebuah
perkawinan yang tak jarang memberi dampak amat buruk yaitu perceraian.
Karena itu, simak
baik-baik dan sedapat mungkin hindarilah.
1. Kurang Menghormati
Jangan menjelek-jelekan pasangan kepada teman-teman atau rekan kerja.
Ingat, Anda dan
suami/istri saling membutuhkan dan masing-masing juga harus tahu bahwa
dirinya dihormati
pasangan.
2. Tak Mengindahkan atau Mendengarkan
Jangan memberikan perhatian lebih kepada komputer, teve, dan lainnya
sementara pasangan
sedang berada di sisi kita. Perhatikan pula bahasa tubuh pasangan karena
dari situ kita
juga bisa tahu, apa yang sebetulnya ia inginkan.
3. Kurang Gairah
Padamnya gairah, tak ada lagi kemesraan apalagi keintiman, merupakan
tanda-tanda bahaya
dari sebuah perkawinan. Jangan tunggu lebih lama lagi. Segeralah cari
nasihat dari
penasihat perkawinan atau dokter yang bisa membantu jika memang harus
dilakukan
pengobatan tertentu. Jangan biarkan pasangan Anda bertanya, mengapa Anda
tidak tertarik
(lagi) pada seks.
4. Selalu Harus Benar & Menang
Sikap selalu menggurui bahkan memerintah pasangan atau harus selalu
menang di dalam
setiap percakapan, juga merupakan bahaya besar yang mengancam kehidupan
perkawinan.
Jarang sekali ada orang yang bisa bertahan menyintai pasangan yang selalu
mau menang
sendiri, inginnya dituruti, tak boleh dibantah. Sesekali terimalah, bahwa
ada kesalahan
yangt telah Anda buat dan jangan selalu menjawab setiap pertanyaan yang
sederhana dengan
kalimat panjang dengan nada tinggi pula.
5. Cerewet
Terlalu banyak bicara juga amat menjengkelkan pasangan kita, lo. Lebih
baik bertindak
daripada cuma banyak bicara. Jika Anda mengatakan akan megerjakannya,
kerjakanlah! Dan
bila Anda tidak mau mengerjakannya, tinggalkan!
6. Sindiran Menyakitkan
Jika pasangan berbicara dengan gaya dan kalimat yang menyakitkan, coba
pikirkan
baik-baik, kemudian tenangkan hati dan jangan membantah atau balik
menyerang. Cobalah
mengerti, pasangan sedang tidak memiliki rasa humor atau tengah
senssitif. Jika keadaan
sudah tenang, ajak ia bicara baik-baik. Tak perlu balas menyindir atau
melontarkan
kata-lata menyakitkan karena masalah tak akan pernah selesai dengan cara
seperti itu.
7. Ketidakjujuran
Berbohong dan mempunyai rahasia di dalam perkawinan hanya akan
menciptakan jarak alias
jurang pemisah dia antara Anda berdua. Awalilah kehidupan perkawinan
dengan kejujuran
dan niat tulus untuk tidak akan berbohong dan bersikap tak jujur pada
belahan jiwa.
8. Menyebalkan
Jelas, suatu perilaku buruk yang terus saja dilakukan, akan membuat
pasangan kesal dan
sebal. Ingat, lo, kesabaran manusia ada batasnya. Jika Anda selalu
mengritik segala
tindakan pasangan, kelewat mencampuri urusannya sampai terkesan mendikte,
tak pernah
"absen" memberi komentar, jangan salahkan pasangan jika satu saat ia
berpaling ke lain
hati. Coba, deh, tempatkan diri di posisi dia. Pasti Anda pun akan
melakukan hal sama.
Jadi, berhentilah bersikap menyebalkan.
9. Egois & Pelit
Giliran belanja untuk keperluan sendiri, Anda tidak peduli berapa
besarnya harus
mengeluarkan uang namun begitu untuk keperluan pasangan, Anda tiba-tiba
berubah menjadi
seorang juru hitung yang amat handal. Kalau mengajak makan di restoran,
Anda selalu
memilih yang termurah atau bermuka masam ketika sanak keluarganya datang
berkunjung ke
rumah. Nah, tanggalkan sikap-sikap yang menjengkelkan seperti itu. Ingat,
Anda dan
pasangan adalah belahan jiwa yang saling memerlukan dan harusnya saling
mengisi.
10. Pemarah
Setiap pasangan harus dapat menghadapi konflik dengan cara yang positif.
Jika Anda
memiliki sifat pemarah, mungkin Anda dapat memenangkan perselisihan yang
terjadi namun
pada akhirnya malah bisa mengakibatkan kehilangan semuanya. Anda tak mau
hal itu
terjadi, kan?
12 CARA MEMPERBAIKI PERKAWINAN
* Bersikap jujur.
* Saling mendorong cita-cita untuk mendapatkan keberhasilan bersama.

* Saling menghormati.
* Luangkanlah waktu bersama untuk saling membagi cita-cita.
* Luangkan waktu untuk berdialog, berdiskusi dalam percakapan sehari-hari
sebagai cara
untuk meningkatkan dan memperbaiki komunikasi.
* Tertawalah bersama-sama sekurang-kurangnya sehari sekali.
* Selisih paham boleh-boleh saja, tapi lakukan dengan cara yang fair.
* Bersedia untuk saling memaafkan.
* Ingat, saling berbaik hati adalah suatu hadiah yang amat besar
nilainya.
* Saling berbagi keinginan sehari-hari.
* Buatlah keputusan bersama mengenai keuangan, disiplin anak-anak,
pekerjaan rumah,
liburan, dan lainnya. Jangan putuskan segala sesuatu sendirian. Ingat,
dua kepala lebih
baik dari saru kepala!
* Luangkanlah waktu untuk berdua saja agar rasa keintiman terus terjalin
dengan baik dan
makin kuat. Rencakanlah liburan atau bepergian berdua yang romantis.





0 komentar:

Poskan Komentar