Jumat, 20 Mei 2011

EKONOMI MANAJERIAL


EKONOMI MANAJERIAL

Menerapkan teori dan metode ekonomi dalam bisnis dan pengambilan keputusan administrative.

Menggambarkan bagaimana kekuatan-kekuatan ekonomi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh keputusan-keputusan manajerial

Penggunaan ekonomi manajerial :

  1. menyarankan peraturan-peraturan untuk memperbaiki keputusan manajerial
  2. memberitahukan pata manajer hal-hal yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi secara efisien
  3. membantu para manajer untuk mengenali bagiamana kekuatan-kekuatan ekonomi mempengaruhi organisasi dan menjelaskan konsekuensi ekonomi dari perilaku manajerial
  4. Mengidentifikasikan cara-cara untuk secara efisien mencapai sasaran perusahan

Peran Ekonomi Manajerial dan Pengambilan Keputusan Manajerial

Masalah Keputusan Manajemen :

  • Harga dan keluaran produk
  • Membuat atau membeli
  • Teknik Produksi
  • Tingkat Persediaan
  • Media dan Instansi Periklanan
  • Penerimaan dan Pelatihan Tenaga Kerja
  • Investasi dan Pendanaan

Konsep Ekonomi

Kerangka Kerja untuk Keputusan :

· Teori Perilaku Konsumen

· Teori Perusahaan

· Teori Struktur dan Penetapan Harga Pasara

Ilmu Keputusan

Alat dan teknik Analisis :

  • Analisis Numerik
  • Estimasi Statistik
  • Peramalan
  • Teori Permainan
  • Optimisasi

Ekonomi Manajerial

Penggunaan konsep ekonomi dan Metodologi ilmu keputusan untuk memecahkan masalah-masalah keputusan manajerial

Pemecahan optimal terhadap masalah-masalah Keputusan Manajerial


TEORI PERUSAHAAN

Teori Perusahaan, mengakui meksimisasi nilai yang diharapkan bukan maksimisasi laba jangka pendek. Sasaran meksimisasi nilai yang diharapak sekarang dipandang sebagai tujuan utama bisnis dalam model ekonomi tentang perilaku perusahaan.

Maksimisasi nilai yang diharapkan, penekanan para maksimisasi laba yang mencakup ketidakpastian dan dimensi waktu.

  1. Mendefinisikan Nilai
    1. Nilai Perusahaan

Sebagai nilai sekranag dari arus kas bersih perusahaan yang diharapkan di masa mendatang

Rumus :

Nilai Perusahaan =

= (1)

Disini dan sebagainya mewakili laba yang diharapkan setiap tahun. t dan i adalah suku bunga atau suku diskonto yang sesuai.

Karena laba () sama dengan pendapatan total (TR) dikurangi biaya total (TC), persamaan 1 dapat ditulis ulang sebagai berikut :

Nilai = (2)

Konsep penting dalam ekonomi manajerial adalah bahwa keputusan manajerial di keseluruhan perusahaan harus dianalisis dalam bentuk pengaruh keputusan tsb terhadap berbagai faktor penentu nilai yang diekspresikan dalam persamaan 1 dan 2.

    1. Nilai Sekarang

Adalah nilai laba masa mendatang yang diharapkan , yang didiskonto kembali ke saat ini dengan suku bunga yang sesuai

  1. Batasan dan Teori Perusahaan

Kebanyakan keputusan manajerial dibuat berdasarkan batasan yang dikenakan oleh teknologi, kelangkaan sumber daya, kewajiban kontrak dan batasan-batasan pemerintah. Untuk mengambil keputusan yang memaksimumkan nilai, para manajer harus mempertimbangkan baik implikasi jangka pendek maupun jangka panjang serta bagaiimana berbagai batasan eksternal tsb mempengaruhi kemampuan mereka untuk mencapai tujuan organisasi.

Tiga kategori batasan perusahaan adalah :

    1. batasan sumber daya

contoh :

- tenaga terlatih

- bahan mentah

- mesin

- ruang gudang

    1. batasan jumlah jumlah atau mutu keluaran

contoh :

- tingkat keluaran minimum ttt harus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan pengiriman

- persyaratan gizi untuk untuk campuran makanan

- persyaratan keandalan untuk produk-produk elektronik

- persyaratan untuk tingkat pelayanan ttt

    1. batasan hukum

contoh :

- upah minimum

- standar kesehatan dan keamanan

- standar emisi polusi

- persyaratan efisiensi bahan bakar

- praktek penetapan harga yang wajar

  1. Pembatasan Teori Perusahaan

Apakah model ekonomi dari perusahaan ini benar-benar cukup sebagai dasar studi kita tentang pengambilan keputusan manajerial ?

Jawabannya adalah ‘YA”, alasannya :

a. riset telah memperlihatkan bahwa persaingan kuat pada umumnya, baik dalam pasar produk maupun pasar modal (u/ memperoleh modal) memaksa para manajer untuk mengusahakan maksimisasi nilai dalam keputusan-keputusan mereka.

b. Para manajer harus mempertimbangkan baik biaya maupun keuntungan dari setiap tindakan sebelum mereka dapat membuat keputusan yang beralasan

c. Model maksimisasi nilai memberikan pendalaman untuk kegiatan-kegiatan tanggung-jawab sosial suka rela perusahaan, walaupun jika dilihat sekilas, tampaknya model ini menyingkirkan kemungkinan tsb.

LABA

Di banyak Negara, insentif laba bagi para manajer Dan pekerja telah mengarah pada peningkatan mutu produk Dan efisiensi biaya. Jadi, laba Dan motif laba memainkan peran kunci yang menjadi semakin penting dalam alokasi sumber daya ekonomi yang efisien di seluruh dunia.

  1. Laba Bisnis versus Laba Ekonomi
    1. Laba Bisnis

Pendapatan penjualan dikurangi biaya eksplisit (akuntansi) dalam menjalankan bisnis

    1. Laba ekonomi

Laba bisnis dikurangi biaya modal yang implicit Dan masukan lain yang disediakan pemilik Dan dipergunakan perusahaan

Beberapa teori yang menerangkan tentang laba, yaitu :

a. Teori Friksi dari Laba Ekonomi

Teori ini menyatakan bahwa pasar seringkali tidak berada dalam ekuilibrium karena adanya perubahan yang tidak diantisipasi dalam permintaan produk atau kondisi biaya.

Contoh :

Timbulnya generasi baru dari perangkat lunak komputer yang mudah dipergunakan dapat mengarah pada peningkatan yang jelas dalam permintaan akan komputer mikro, yang menyebabkan laba para pabrik komputer mikro akan meningkat di atas tingkat normal untuk jangka waktu tertentu.

b. Teori Monopoli dari Laba ekonomi

Merupakan perluasan dari teori friksi. Teori ini menyatakan bahwa beberapa perusahaan, karena faktor-faktor seperti skala ekonomi, persyaratan modal yang tinggi, paten atau perlindungan import dapat mengembangkan posisi monopoli yang memungkinkan mereka untuk mempertahankan laba diatas normal untuk periode waktu yang lebih panjang.

    1. Teori Inovasi dari Laba Ekonomi

Laba yang di atas normal dapat timbul sebagai hasil inovasi yang berhasil.

Contoh :

Xerox Corporationmemperoleh tingkat pengembalian yang tinggi karena berhasil mengembangkan, memperkenalkan Dan memasarkan alat penyalinan (fotocopy) yang unggul, terus menerima tingkat pengembalian di atas normal sampai perusahaan-perusahaan lain memasuki bidang ini.

    1. Teori Kompensasi dari Laba Ekonomi

Teori ini menyatakan bahwa tingkat pengembalian yang di atas normal semata-mata merupakan imbalan bagi perusahaan yg sangat berhasil dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, mempertahankan operasi yang efisien.

Teori ini juga mengenali laba ekonomi sbg imbalan yg penting bagi fungsi kewirausahaan dari para pemilik atau manajer.

  1. Peran Laba

Laba ekonomi memainkan peran penting dalam perekonomian berbasiskan pasar. Laba di atas normal berfungsi sebagai sinyal yang bernilai bahwa keluaran perusahaan atau industri harus ditingkatkan. Atau memberikan sinyal untuk ekspansi Dan masuk. Laba di bawah normal memberikan sinyal untuk kontraksi Dan ke luar.

Laba memainkan peran kritis baik dalam memberikan insentif bagi inovasi Dan efisiensi produksi maupun dalam mengalokasikan sumber daya yang langka.

PERAN BISNIS DALAM MASYARAKAT

Perekonomian telah mendukung tingkat pertumbuhan yang patut dicatat Dan tdk pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa dasawarsa, Dan manfaat baik dari jumlah mauoun dari mutu barang Dan jasa yang tersedia untuk konsumsi.

Pajak atas laba usaha perusahaan, serta pajak atas pembayaran yang dilakukan kepada para pemasok untuk tenaga kerja, bahan, modal Dan masukan lainnya telah memberikan pendapatan yang diperlukan pemerintah untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat.

0 komentar:

Poskan Komentar